Perkiraan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat, dalam sepekan terakhir di Wilayah Rasau Jaya dan Kota Pontianak mencapai 113 hektar.
Hujan yang tidak turun dalam beberapa pekan terakhir ini menyebabkan kekeringan dan polusi asap mulai mengancam warga Pontianak.
Tidak turunnya hujan di manfaatkan oleh warga pontianak untuk membakar lahan gambur dan sampah.
Beberapa hari yang lalu di Pontianak sempat terjadi kebakaran lahan yang memaksa BKSDA Kalbar mengoperasikan heli K-Move 32 untuk memadamkan api. Sampai kemarin (red 24 Jan) masih di lakukan pemadaman meskipun hujan sudah turun.
Jumat, 25 Januari 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar